Poundsterling berhasil pulih dari koreksi tajam sesi sebelumnya, untuk diperdagangkan menguat terhadap Dollar AS seiring membaiknya sentimen resiko di bursa saham. Turunnya yield obligasi Italia dan Spanyol juga turut mendorong kenaikan sterling. Meskipun begitu Cable masih rentan, mengingat kedekatan hubungan perdagangan dengan Eropa menimbulkan resiko krisis hutang zona Euro akan mengganggu kesehatan sektor perbankan Inggris.
Analisa selengkapnya klik disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar