Selasa, 15 Mei 2012

Sterling Jadi Daya Magnet Lagi




Daya tarik Poundsterling sebagai safe haven alternatif dari krisis hutang zona Euro kembali meningkat, yang beresiko mengancam upaya PM Inggris David Cameron dalam mendongkrak perekonomian keluar dari resesi ke-2 dalam 3 tahun terakhir.
Pound mampu berbalik mendominasi Dollar AS pada hari Senin, dengan beranjak menjauh dari level terendah 3-minggu seiring merebaknya ketidakpastian seputar nasib Yunani memicu lonjakan yield obligasi zona Euro dan meredam sentimen resiko investor. Beberapa analis memperkirakan penguatan Sterling masih akan berlanjut mengingat kondisi Inggris yang dinilai relatif lebih baik dibandingkan kawasan Euro.
"Selama skenario terburuk tidak terjadi di zona Euro, Sterling masih dapat terus bertindak sebagai safe haven alternatif. Namun jika yang terjadi sebaliknya, kami masih kurang yakin dengan kekuatan Sterling," kata analis Lloyds dalam sebuah catatan.
Untuk selanjutnya, fokus bagi investor akan tertuju ke laporan inflasi kuartalan Bank of England pada hari Rabu, dimana bank sentral akan menyampaikan proyeksi pertumbuhan dan inflasi Inggris terbaru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar